Blog Image

Blog

Bahaya Tidak Rajin Mengganti Sarung Bantal

December 14, 2020
/
General
Bahaya Tidak Rajin Mengganti Sarung Bantal image

Hai #sahabattomomi!

Kalian inget gak sih, kapan terakhir kali mengganti sarung bantal di kamar? Biasanya, kita menghabiskan waktu di tempat tidur selama kurang lebih 8 jam di setiap harinya. Maka, akan banyak sekali bakteri dan jamur jika kita tidak membersihkannya di waktu yang tepat. Jumlah tungau debu yang kian hari makin banyak di bantal kamu dapat menyebabkan masalah yang serius. Jarang mengganti sarung bantal dapat menimbulkan masalah kulit, seperti iritasi dan dapat membuat wajah menjadi tampak kusam karena kotoran dan minyak terperangkap di dalam sarung bantal. Nggak mau dong kalau di kasurmu tumbuh bakteri yang bisa membahayakan dirimu hanya karena kamu yang malas untuk mengganti sarung bantal di kamar tidurmu?

Kali ini Tomomi akan ngebahas tentang bahaya yang akan terjadi kalau kamu nggak rajin mengganti sarung bantal, yuk kita simak!

1. Bakteri yang menempel di sarung bantal bisa membuat kulit iritasi serta ruam

Sarung bantal yang kotor dan tidak rajin dibersihkan bisa menyebabkan menumpuknya bakteri. Gejala yang bisa dialami biasanya akan bisa menyebabkan mata merah, tubuh terasa gatal-gatal, hingga mengalami ruam dan alergi.

2. Jarang mengganti sarung bantal akan membuat kulit berjerawat

Jarang mengganti sarung bantal bisa mendatangkan banyak bakteri, kuman, virus, dan jamur yang akan mengganggu kesehatanmu. Selain itu, kebiasaan tidak mandi sebelum tidur juga berakibat buruk terhadap kondisi tempat tidurmu. Sarung bantal yang kotor juga akan mengakibatkan wajahmu selalu dihiasi oleh jerawat.

3. Jarang mengganti sarung bantal dapat menyebabkan asma

Ketika kita tidur, sel-sel dalam tubuh sedang diperbaiki dan diperbaharui dengan sel yang baru, termasuk sel kulit. Sisa sel kulit mati yang menempel pada sarung bantal saat malam hari ini bisa menjadi tempat yang nyaman bagi tungau debu yang bisa berbahaya jika kamu hirup. Saat menemukan tempat yang nyaman, tungau debu ini bisa hidup dan berkembang biak dalam waktu yang sangat lama, hingga akhirnya menyebarkan beragam penyakit, termasuk alergi dan asma.

Semoga tips kali ini dapat berguna untuk para #sahabattomomi sekalian. Pastikan kalian mengikuti blog kami selalu, kami akan berusaha membagikan hal-hal yang berguna dan menambah pengetahuan kita bersama. Stay TUNED!

 

dari telah membeli
sekitar lalu